Piala Dunia Rusia 2018 (Berpotensi) Kurang Greget

Sumber foto: The Sun

Kejuaraan sepakbola empat tahunan ini adalah ajang yang paling ditunggu-tunggu masyarakat dunia,. Pemain terbaik berkumpul di sini, bertanding, saling mengalahkan secara fair play untuk kehormatan negaranya. Ratusan juta bahkan mungkin semiliar mata tertuju ke kejuaraan yang digagas oleh Jules Rimet dan pertama kali diselenggarakan tahun 1930 ini. Tapi tidak seperti World Cup sebelum-sebelumnya, World Cup 2018 Rusia berpotensi hambar, kalau boleh dikatakan kurang seru. Berikut alasan-alasannya WC 2018 (berpotensi) jadi, meminjam bahasanya Mad Dod dalam the Raid Redemption (2011), kurang greget.

Tanpa Tim Oranye

(Sumber foto: Alloutfootball)

Meski belum pernah jadi juara, timnas Belanda selalu ditunggu kehadirannya. Permainan yang atraktif, cepat, dan spartan adalah ciri khas Belanda di Piala Dunia. Belum lagi 5 pemain berlabel bintang dengan skill mumpuni dan paras rupawan. Pasti memanjakan kaum hawa selain para pecinta sepakbola. Sayangnya, di kualifikasi Eropa Belanda masih terdampar di posisi 4 dengan 13 poin, terpaut 9 angka dari pemuncak klasemen Ceko (22 poin) dan 7 poin dari Islandia di posisi kedua (20 poin). Jika benar-benar terjadi, hasil ini akan mengulangi kegagalan tahun 2002, saat Tim Oranye juga tidak lolos ke World Cup Korea Jepang.

Tuan Rumah dengan Sejarah Rasisme Tinggi

Suporter Rusia cukup militan. Ultra-ultras mereka tersebar di klub-klub yang berlaga di Liga Rusia seperti Spartak Moskwa, CSKA Moskwa, Rubin Kazan, Lokomotiv Moskwa, Rubin Kazan, hingga Zenit St. Petersburg. Kepedihan akibat rasisme pernah dialami Hulk, pemain internasional Brasil yang pernah bermain di Zenit. Dilansir BBC (27/02/2015), ia pernah ditolak bahkan oleh pendukung klubnya sendiri. Lain lagi dengan Peter Odemwingie. Pemain yang bermain di Madura United ini justru ‘diusir’ secara halus dari Lokomotiv Moskwa saat dia direkrut oleh West Bromwich Albion. Pendukung klub Rusia tersebut membentangkan spanduk besar bertuliskan “Thank You West Brom” dengan gambar pisang.

 (Sumber foto: BBC)

Sungguh jahat. Dan masalah ini belum selesai hingga kini, di mana suporter di Rusia selalu menampilkan gimmick yang rasis kepada pemain kulit berwarna. Bagaimana di Piala Dunia nanti, di mana banyak pemain Brasil, Portugal, Prancis, Inggris hingga negara-negara Afrika yang berkulit hitam? Mudah-mudahan sudah membaik pada waktunya, jika ingin World Cup 2018 tetap menarik.

Messi dan Ronaldo serta Sederet Bintang lainnya Terancam Gagal

  (Sumber foto: Dailymail)

Argentina masih di posisi 5 klasemen. Mereka terancam gagal ke Piala Dunia 2018. Kalau terjadi, kita tak akan melihat Messi beraksi. Belum lagi nama-nama seperti Paulo Dybala, Mauro Icardi, hingga Sergio Aguerro. Di sisi lain tim yang tak kalah keren, yaitu Chile pun masih terpuruk di posisi 6. Jauh lebih parah dibanding Argentina, karena posisi ini otomatis tak akan lolos. Dengan demikian, kita tak akan menyaksikan Alexis Sanchez dan Arturo Vidal berlaga. Dan jangan lupa Portugal pun belum otomatis lolos karena menempati posisi dua di zona Eropa Grup B. Ini berarti Portugal harus menajalani laga play-off, seperti Argentina kalau di klasemen akhir menempati posisi 5. Di mana serunya kalau World Cup 2018 tanpa Messi dan Ronaldo serta Arjen Robben dari Tim Oranye?

 

One thought on “Piala Dunia Rusia 2018 (Berpotensi) Kurang Greget

Leave a Reply